Peunayong Gampong Keberagaman di Kota Syariah 'Aceh'
Peunayong Gampong Keberagaman di Kota Syariah 'Aceh'
Peunayong atau sering disebut Gampong Pecinan oleh masyarakat Aceh. Tempat ini seperti pecinan pada umumnya yaitu berupa perumahan etnis Tionghoa dan pusat kegiatannya seperti pasar Peunayong. Daerah ini sangat terkenal dengan brandingnya sebagai Peunayong Gampong Keberagaman, karena meskipun berada dikota yang kental dengan syariat Islamnya di Peunayong toleransi keberagaman sangat terasa, banyak sekali orang yang menggunakan celana atau rok pendek, perempuan tidak berjilbab dan tentunya masyarakat Tionghoa. Mereka melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti biasa tanpa ada rasa kekhawatiran karena budaya yang berbeda. Di pasar Peunayong pun tidak hanya masyarakat Tionghoa saja yang dapat bertransaksi disini tetapi semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berdikari. Namun kebanyakan para penjual disini ialah masyarakat Tionghoa, tetapi mereka tidak membatasi siapapun yang ingin membeli dagangan mereka tanpa pandang bulu, dengan catatan kita melakukan transaksi tetap menjaga sopan santun. Ada banyak sekali yang dijual mulai dari pakaian, makanan ringan seperti jajanan pasar, ada juga makanan siap makan seperti soto medan, lontong campur, mie bakmi, sayuran, buah-buahan dan masih banyak lagi. Dari tempat ini kita dapat belajar bahwa menghargai keberagaman itu adalah nilai luhur yang dimiliki masyarakat Indonesia tanpa toleransi sekali lagi Indonesia akan mudah dipengaruhi dan terpecah belah. Menghargai perbedaan yang menjadi khazanah bangsa bukanlah hal yang memalukan terutama di kota syariah ini namun akan semakin terhormat seseorang jika ia menghargai orang lain juga.


Comments
Post a Comment